Jenis senapan yang tidak terlalu berbahaya dan tidak dilarang penggunaanya di Indonesia. harga dari senapan inipun terbilang murah yaitu berkisar antara 350 – 550 ribu rupiah. Di karenakan harga yg terjangkau, senapan ini sangat laris dipasaran dan paling banyak penggunannya.
2. Senapan Angin Jenis Pre-Charged Pneumatic (PCP)
Sesuai namanya Pre-Charged Pneumatic, senjata angin ini menggunakan energi yang bersumber dari udara (gas yang kita hirup sehari-hari yang terdiri dari berbagai macam gas bukan O2 murni) yang sudah dimampatkan terlebih dahulu ke dalam tabung yang biasanya sudah terintegrasi dengan senjata (senapan maupun pistol) dan ditujukan agar bisa digunakan untuk beberapa kali penembakan. Berbeda dengan jenis pompa yang harus dipompa untuk setiap tembakan, PCP di pompa untuk beberapa kali tembakan. Karena ditujukan untuk beberapa kali penembakan maka udara dikompresikan pada tekanan yang tinggi, umumnya antara 1000 - 3000 psi.
Untuk mengisikan udara bertekanan tinggi kedalam tabung senjata angin bisa dilakukan dengan menggunakan :
(1) Pompa tangan manual yang dibuat khusus untuk menghasilkan tekanan tinggi, biasanya dibuat oleh produsen PCP sebagai pelengkap (contoh: Gehmann Pump), namun ada juga pompa yang dibuat terintegrasi dengan senapan angin PCP (contoh: senapan angin gejluk).
(2) Kompresor Udara Listrik atau BBM, biasanya menggunakan kompresor untuk pengisian tangki/tabung selam karena mampu menghasilkan tekanan 4800 - 5000 psi. Jadi tidak masuk akal jika ada orang yang mengatakan PCP bisa diisi-ulang dengan kompresor ban mobil hingga tekanan maksimal karena kemampuan kompresor ban mobil maksimal tidak akan lebih dari 100-200 psi
(3) Tabung cadangan, biasanya menggunakan tabung scuba kecil/sedang yang telah terisi penuh atau masih memiliki tekanan lebih tinggi dari tekanan pada PCP. Transfer dilakukan dengan mengalirkan udara melalui selang khusus yang sebaiknya memiliki regulator dan gauge tekanan untuk menghindari pengisian yang berlebihan.
3. Senapan angin jenis GEJLUK
Senjata angin ini hapir sama dengan menggunakan energi yang bersumber dari udara sebagai mana senapan PCP. Yang membedakan adalah senapan gejluk ini cara kerjanya dengan di gejluk/ditumbuk sampai denga 100-1000 tumbukan yang akan menghasilkan tekanan udara 1000-3000 psi tergantung dari pada jenis senapan dan besar tabung penyimpan angin pada senapan. Berbeda dengan jenis senapan yang harus dipompa untuk setiap tembakan. Senapan angin ini bisa melontarkan peluru sebanyak 20-70 kali tembakan tergantung dengan besarnya tekanan udara dalam tabung. Senapan geluk ini hanya bisa di isi angin dengan cara di gejluk/ditumbuk dengan alat pompa gejluk yg sudah terpasang pada senapan
4. Senapan angin jenis GEJLUK DWP (Dual Power)

Senjata angin ini menggunakan energi yang bersumber dari udara sebagai mana senapan GEJLUK biasa ataupun PCP. Senapan jenis ini adalah senapan yang paling bayak di inginkan oleh kebanyakan orang. Cara kerja senapan ini sama dengan senapan GELJUK pada umumnya, yang membedakan adalah cara pengisian angin yang di isi dengan di gejluk/ditumbuk juga bisa di isi layaknya senapan PCP. Hasil tekanan udara yg di hasilkanpun sama sebagai mana senapan di atas antara 1000-3000 psi tergantung dari pada merk senapan dan juga jenis tabung. Jumblah tembakan bisa 20-50 kali tembakan setiap pengisian.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar